Read Dari Jendela SMP by Mira W. Online

dari-jendela-smp

Hanya sedetik bibir mereka bersentuhan. Karena di detik yang lain Wulan telah tersentak mundur dengan kagetnya. Dan mereka sama-sama jatuh terduduk. "Kok Joko gitu sih." gumamnya tersipu-sipu."Nggak apa, kan? Joko coba membela diri. Padahal dia sendiri sudah merasa panas dingin."Tapi kata Lili kalo ciuman bisa ...""Bisa apa?""Hamil.""Hah?!"Mereka baru berumur lima belas taHanya sedetik bibir mereka bersentuhan. Karena di detik yang lain Wulan telah tersentak mundur dengan kagetnya. Dan mereka sama-sama jatuh terduduk. "Kok Joko gitu sih." gumamnya tersipu-sipu."Nggak apa, kan? Joko coba membela diri. Padahal dia sendiri sudah merasa panas dingin."Tapi kata Lili kalo ciuman bisa ...""Bisa apa?""Hamil.""Hah?!"Mereka baru berumur lima belas tahunMasih duduk di bangku SMPMereka terlibat cinta remaja yang tolol, konyol, tapi assoySampai suatu hari mereka melompat ke luar dari jendela SMP, Menginjak bumi terlarangYang belum boleh mereka jelangDan segala yang lucu dari dunia remaja berubah haru....

Title : Dari Jendela SMP
Author :
Rating :
ISBN : 9796555891
Format Type : Paperback
Number of Pages : 360 Pages
Status : Available For Download
Last checked : 21 Minutes ago!

Dari Jendela SMP Reviews

  • Biondy
    2018-10-26 09:12

    Dari Jendela SMP bercerita mengenai kisah cinta sepasang anak SMP. Joko, si miskin yang dapat bersekolah di sekolah elit berkat bantuan sang kepala sekolah, tiba-tiba saja merasa getaran yang aneh setiap dia melihat Wulan. Padahal sebelumnya bagi dia Wulan hanyalah salah satu dari gadis-gadis di sekolahnya yang berisik dan hobi bergosip.Di sisi lain, Wulan juga merasakan perasaan yang sama pada Joko. Setelah dia melerai perkelahian Joko dengan Gino, si pembuat onar di sekolah, Wulan mulai sadar akan keberadaan Joko. Padahal sebelumnya dia sama sekali tidak menaruh perhatian pada anak itu.Kisah cinta yang lugu perlahan mulai tumbuh di antara mereka. Apa yang terjadi ketika keluguan cinta itu ternodai oleh kenyataan?Pas mulai membaca novel ini, saya agak bingung ketika mendapati PS3, home theatre, handphone, internet, dan hal-hal canggih lainnya yang membuat saya berpikir, "Perasaan ini buku lama deh. Kok ada barang-barang kayak gini?" Lihat halaman depan, cetakan pertama novel ini bertanggal pada September 1983. Kesimpulannya cuma 1. Novel ini pasti ditulis ulang.Saya tidak tahu bagaimana versi asli novel ini, tapi yang pasti versi tulis ulangnya membuat saya terhubung dengan cerita. Selama ini kalau saya membaca novel-novel lama yang muncul pada era 80an, selalu saja ada sesuatu yang kurang nyambung dengan saya. Versi tulis ulangnya membuat cerita lebih moderen dan lebih membuat saya mood untuk membacanya.Membaca kisah cinta Joko dan Wulan entah mengapa membuat saya jadi malu-malu sendiri. Ada banyak hal yang terasa lugu sekaligus manis dalam hubungan mereka. Sesuatu yang masuk akal mengingat mereka masih SMP. Saya suka dengan bagian ketika Joko memberikan gunting kuku kepada Wulan sebagai hadiah ulang tahun. Hadiah yang sederhana kalau dibandingkan dengan sepatu mahal pemberian salah satu teman mereka, tetapi mengingat cerita di balik hadiah itu, gunting kuku itu menjadi sebuah hadiah yang romantis.Sampai pertengahan, saya suka dengan penulisan buku ini yang membalut kisah cinta dengan humor. Menjelang bagian akhir, saya merasa kurang sreg dengan penyelesaian masalahnya. Mengingat usia Wulan yang benar-benar muda, rasanya penerimaan orang tuanya akan kehamilan Wulan terasa terlalu ringan. Keseluruhan akhir cerita agak mengecewakan karena tidak terasa ada tensi yang terbangun dengan baik.

  • Indah Threez Lestari
    2018-11-04 07:17

    Mungkin ini novel Mira W pertama yang kubaca. Kisahnya sendiri boleh dibilang drama tragedi. Awalnya kisah cinta monyet masa SMP antara pemuda pintar anak pembantu sekolah dengan gadis cantik anak orang kaya, yang tentunya tidak direstui orang tua. Kisah cinta itu ternyata berujung pada hamilnya sang gadis di usia yang masih belia. Untuk ukuran jaman novel itu terbit, peristiwa tersebut masih langka. Tapi jaman sekarang rasanya skandal anak remaja seperti itu sudah dianggap biasa. Bagaimana lagi? Jaman sekarang, anak kecil pun bisa mengakses segala informasi tentang seks dan mempraktekkannya secara bebas tanpa memikirkan risikonya.Dari segi sensor pun, buku-buku yang beredar sekarang lebih permisif. Jaman dulu novel harlequin series yang menggambarkan adegan seks secara detail pasti ga boleh beredar, sehingga anak-anak sekolah diam-diam membaca buku stensilan Enny Arrow. Bandingkan dengan novel Mira W ini, pertama kubaca aku tidak ngeh kapan kejadiannya, tahu-tahu sang gadis diceritakan sudah hamil. Setelah novelnya dibolak-balik lagi, rupanya kejadiannya waktu si pemuda pintar baru mengalami kejadian yang mengguncangkan batin dan dihibur oleh sang gadis di gubuknya, waktu hujan sore-sore (ini lagu ya?).Bagusnya buku jaman dulu, tidak adanya adegan seks yang eksplisit membuka ruang seluas-luasnya untuk imajinasi pembaca... ^_^

  • Ayu
    2018-10-24 06:59

    I read almost all Mira W books, at least books she has written before the new millenium (I don't get indonesian books anymore, anybody want send me some?) :)This book I remember. I read this book many times. A bit of Romeo and Juliet tragic romance :)

  • Isma
    2018-10-16 14:18

    Satu-satunya novel Mira W yang pernah aku baca hasil pinjaman dari perpus SMA dulu. Drama yang bagus, tentang anak laki-laki yang seingatku dipanggil JAB, Joko Anak Babu, yang saling suka dengan teman perempuannya yang anak dari orang kaya.

  • Uci
    2018-10-19 05:59

    Rupanya ini edisi yang diperbaharui, bukan cuma ganti kover. Makanya ada ponsel, Kung Fu Panda, sampai Facebook. Kalau di buku aslinya apa ya? Udah lupa...Mungkin untuk menyasar generasi muda, maklum judulnya Dari Jendela SMP. Padahal baca ini niatnya mau bernostalgia mengenang kepolosan masa lalu saat berkomunikasi amat sulit karena belum ada sms ^_^Tapi nostalgianya masih kerasa banget kok, secara nama tokoh utamanya tetap Joko dan wisata merayakan perpisahan SMP mereka diadakan di...Taman Mini!! Hari gini mana ada coba SMP elit yang isinya anak-anak orang kaya mau berwisata ke Taman Mini, naik truk pula :DDan mau diperbaharui kayak apa pun, tetap aja Mira W. selalu sukses bikin mata gw berkaca-kaca...mellow sumellow.Adegan favorit : saat Wulan dan Joko dipersatukan oleh gunting kuku... huaaahhhhh hiks hiks!!!

  • ekarifin
    2018-11-06 10:57

    Ya ampyuuuunnn... ini buku dulu nangring manis di perpustakaan SMU-ku dulu... haha... jadi deh dibaca, kalo nggak salah sekitar tahun 2003 (kelas 3 SMA, soalnya kelasku tepat bersebrangan dengan perpustakaan sekolah)...Ada jamannya dulu hobi ngebaca buku-bukunya Mira W, karena sering dibikin sinetron, dan sinetron jaman dulu sepertinya masih lebih masuk akal ketimbang sinetron sekarang yang plot-nya nggak jelas, yang penting buleee aja tampang artisnya.Anyway, sekarang sih udah nggak terlalu inget gimana ceritanya, tapi seingatku sih, aku suka banget baca bukunya. Tapi baca yang edisi keluaran tahun 2002, yang gambar bunga gitu covernya.Arrgghhh... perasaan dulu suka deh baca buku-bukunya Mira W, tapi yang keinget banget ya buku ini. Hehehe... e

  • Tary
    2018-10-18 05:56

    ini novel Mira W pertama yang saya baca, sejak saat itu saya terus memburu novel-novel Mira W di toko-toko buku dekat kampus. Saya suka kisah Joko dan Wulan, saya juga ikut terharu saat wulan tidak boleh bertemu dengan JOko.Novel ini memiliki banyak kisah menarik, mulai dari anak pesuruh sekolah yang ternyata istri simpanan kepala sekolah, cinta masa remaja, sampai hamil diluar nikah. Semua terangkum menjadi sebuah cerita yang mengagumkan.Dari Jendela SMP adalah novel Mira W yang paling saya sukai dari seluruh novel Miwa W yang pernah saya baca.

  • Thufail
    2018-10-29 12:04

    Judulnya memang dari jendela SMP dan saya membaca buku ini pas SMP. Namun isinya tak cocok untuk anak SMP (kala itu).Entah cetakan keberapa yang saya baca, yang jelas sampulnya polos dan hanya ada tulisan judul tanpa ilustrasi seperti diatas. Namun novel dengan sampul tanpa ilustrasi yang jelas selalu memberikan daya tarik tersendiri.Bercerita tentang kisah cinta klise penuh ode asmara antara Joko dan Wulan, dengan kehidupan sekolah yang umum macam bullying, pertemanan, guru, dan tentu saja cinta monyet seorang perempuan kepada laki-laki yang tidak umum. Ya aku pikir waktu itu normal-normal saja membaca cerita seperti itu, karena terkesan tidak asing dengan kehidupan diri sendiri sebagai pelajar, namun alangkah tercengangnya saya ketika muncul adegan-adegan intim percintaan antara Joko dan Wulan. Sehingga setelah beberapa minggu hal tersebut masing terbayang dipikiran anak hijau seperti saya kala itu "what the hell is going on with them?". Namun seperti kebanyakan kejadian hidup berlalu begitu saja, kala SMA saya mendapatkan pencerahan pada pelajaran Bahasa Indonesia, ketiak pelajaran menghapal para pengarang dari jaman ke jaman, dan guru saya bilang Mira W, "jangan lah baca-baca karya Mira W, berbahaya" sambil tekekeh dan saya mengerti maksudnya. hehe..Penyampaiain nilai dalam novel ini memang terkesan vulgar, namun maksudnya lebih kepada edukasi seksual remaja yang dicerminkan pada apa yang dilakukan oleh joko dan wulan yang kemudian menjadi masalah bagi diri mereka sendiri karena ketidaktahuan akan hal-hal yang intim, sehingga mereka terjerumus dalam jebakan birahi. Saya menggaris bawahi hal tersebut karena itu menjadi daya tarik saya waktu itu, telepas dari sisi cerita yang lain yang bahkan ada adegan yang mebuat saya berlinang air mata. Rate 4 saya kira cukup, karena ketidaksukaan pada judulnya saya kira tidak cocok dengan isisnya. CMIIW

  • Ica Surjo
    2018-11-04 05:59

    Antara suka dan nggak suka dengan novel ini.Lucu aja dengan cinta-cintaan ala Joko dan Wulan. Yang mulanya sama-sama nggak tahu (mereka kira dengan ciuman saja bisa hamil), dua ABG lugu ini malah bisa ngelakuin 'itu' dan ceweknya hamil. Kok kayak maksa gitu ya ceritanya? Saat Wulan curhat sama mantan gurunya, dia ditanya malah nggak tahu apa gerangan 'kegiatan' yang ia lakukan dengan pacarnya -_-' Dilakukannya dalam short time dalam gubug cowoknya, saat teman-teman mereka pergi sebentar cari makan.Kesimpulan saya, Sepertinya penulis ingin memberikan gambaran melalui novel ini pentingya sex education dikalangan pelajar (sampai saat ini sepertinya sex educatin masih minim diberikan dari pihak sekolahan kepada murid, padahal di luar sana sex education adalah mata pelajaran wajib). Maka dari itu ceritanya 'rada' maksa dibuat ceweknya sampai hamil dan melahirkan. Sebagai gambaran aja bagi pembacanya, betapa bahayanya pacaran yang 'kebablasan'.

  • esti
    2018-10-16 07:18

    mungkin ceritanya biasa saja, tapi novel ini mengiringi hari-hari saya sesaat setelah masuk ke bangku SMP. karena malas bermain dengan teman-teman, saya lebih suka menghabiskan waktu di perpus SMP yang menyimpan koleksi novel dari Mira W. dan yang paling terngiang-ngiang sampai sekarang, lebih dari 10 tahun adalah dari jendela SMP. gaya bahasa yang nyaman untuk di mengerti membuat saya paham beberapa pelajaran penting kala itu. dan lagi novel ini kalau saya baca lagi sekarang akan membawa nostalgia tersendiri karena merasa seakan-akan saya adalah teman sekelas Wulan dan Joko. mengingat saat saya membaca mempunyai latar belakang yang sama dengan mereka. novel ini bagus

  • Eka Situmorang-Sir
    2018-10-27 06:03

    Mira W. kembali menunjukkan kelasnya di novel ini. Deskripsinya terhadap karakter tokoh-tokohnya kuat, pergulatan batin diantara mereka juga jelas. Novel ini sukses mendeskripsikan cinta pertama yang dialami banyak orang dulu (termasuk saya sih). Ceritanya membumi, asyik banget! Walau ada beberapa sisi jika digali lebih dalam bisa menimbulkan konflik lebih rumit yang tentunya akan menambah bumbu buku ini. Tapi walau itu tidak dilakukan, saya sudah cukup puas dengan jalinan plot yang lumayan seru ini.Ah, Mira W. You are definitely my fave author!

  • Zikrianto Muhammad
    2018-10-20 12:02

    Saya membaca buku ini saat masih kelas 2 SMP. Hanya iseng mengambil satu buku di perpustakaan sekolah saat jam istirahat. Saat membacanya seolah-olah saya merasakan perasaan seperti ketika saya mendengarkan musik. Muncul rasa sedih, marah, senang, gembira, dll. Pada intinya lewat buku ini saya baru tahu kalau buku bisa memunculkan perasaan-perasaan seperti itu. Masih teringat jelas di kepala bagaimana saya menangis di kamar, tertawa sendirian saat membaca buku ini. Sejak saat itu saya mencintai buku. Jadi inilah novel yang berhasil mencerahkan saya.

  • Bernadeth
    2018-10-18 08:17

    Baca buku ini udah berulang kali dari jaman SMP sampe sekarang di semester terakhir bangku kuliah. Asli, bagus banget. Cara penyampaian ceritanya luar biasa baik (as expected from Mira W). Karakter2nya jg terkesan realistis makanya feelingnya jg dapet. Ga bau2 sinetron pula. I guess we all can relate to the storyline. Hubungan Joko sama Wulan jg polos sekaliii. Sebaiknya perpus2 di sekolah menyediakan buku ini biar anak2 sedari dini diingatkan apa dampaknya apabila terlalu penasaran sama hubungan orang dewasa, atau bahkan terlalu polos sampai tidak mengerti apa2. Highly recommended.

  • Gabriella
    2018-10-16 08:21

    Hehehe..gw sbg generasi muda jaman sekarang (ceileeeh) pas baca buku ini senyum2 sendiri. Cerita cinta yg jadul bgt. Kayanya tuh romantissss banget dengan problem orang pacaran yg beda sama sekarang. Jujur aja, pas baca buku ini di beberapa bagian gw sempet nangis habisnya ceritanya rada-rada menyedihkan. Gw baca buku ini udh lama bgt, jaman2 gw masih smp kali. Tapi, gw masih inget lho jalan ceritanya.

  • fani
    2018-11-11 05:54

    Novel pertama yg gue baca. deskripsinya bagus terutama terhadap karakter utama. gue terbayang gimana serunya saat smp, penuh keriangan, kepolosan, rasa ingin tahu, dibumbui sedikit kenakalan. konflik yang dihadirkan memang klasik, hamil diluar nikah. tapi menjadi unik karena dilakukan anak smp. nilai moral yang disisipkan jg menyentuh melalui akibat aborsi yang dilakukan wulan......Uniknya masa smp

  • Linda
    2018-10-25 10:01

    sebenarnya seru banget, dan ceritanya lebih fokus karena berkonsentrasi pada kegalauan remaja. Cuma entah kenapa ngerasanya bagian pedekate agak kepanjangan, jadi pas bagian konflik terasa rushed dan tumplek blek. modernisasi cerita dengan teknologi masa kini juga rada gimana gitu...jadi enggak terasa klasiknya. mudah2an kalau ada cetakan selanjutnya dibalikin lagi ke naskah aslinya.

  • Anarita Atirana
    2018-11-14 14:07

    Buku ini keluar pas jaman gua SMP, jadi gua bacanya pas awal-awal SMP..lumayan populer pada masanya, dan hampir semua anak-anak di sekolahan gua baca doong. Kesan gua saat itu: nggak ada apa-apanya, selain yaa emang gitu deh anak-anak SMP....secara Bapak gua aja minta gua baca Bumi Manusia-nya Pram, edisi pertama sebelum buku itu dibredel..

  • Feby
    2018-11-06 14:03

    buku jadulz yang cukup berkesan buatku. sampai sekarang masi ingat ceritanya. jarang2 ada buku yang bisa membuat saya seperti ini..btw tiba2 kepikiran. nama 2 tokohnya joko dan wulan... jangan2 asalnya dari jaka tarub dan nawang wulan??? :P

  • Rahma
    2018-11-10 11:12

    Ini novel pertamaku, lewat novel ini juga aku mendapatkan pelajaran pertama ttg sex.., krn begitu mens pertama dateng ibuku cuma bilang; mulai sekarang hati-hatilah bergaul, terutama dgn anak laki-laki..dan aku nggak ngerti kenapa :p

  • Pritha Khalida
    2018-10-19 11:20

    kisah cinta wulan dan joko yg diwarnai perbedaan status sosial.. really love this book!saya baca buku ini pas SMP,sekitar tahun 97-98an dengan cover bunga dan background abu2.ini adalah novel pertama Mira W yang saya baca dan langsung jatuh cinta..

  • Ruth
    2018-10-23 09:18

    Buku terbaik dari Mira W. yang pernah aku baca. Tante Mira sukses mengaduk-aduk perasaan pembacanya (lagi). Setiap karakter tokoh yang ada di dalam buku ini tergambar dengan jelas, terutama si Joko!!! Pun dengan semua latar ceritanya. Thumbs up!

  • Beatrix da Gomez
    2018-11-16 06:55

    buku ini aku baca pas kuliah nyewa di tempat sewa buku dekat kost.jadul abis.maklum setting cerita tahun 1980-an dgn kondisi anak ABG pada jaman itu.kalo dibandingkan dengan ABG sekarang beda banget.

  • Budi Mulyono
    2018-10-25 07:07

    oke laaah

  • Thathadancow Chukadenkaw
    2018-11-04 07:55

    .pengen baca tapi gak bisa

  • Roselinda Njoto
    2018-10-16 14:16

    It's a first Mira W's book that I've ever read. Believe it or not, this book makes me want to read the other of Mira W's books.

  • Ruth Margareta Salmon
    2018-11-14 12:07

    keren banget..classy tapi tetep ga ngebosenin.

  • Risqiana
    2018-10-24 08:07

    wtf kenapa w bisa jatuh cinta sama novel2nya mira w coba ya kan <3btw buat reviewnya; keren, iya keren. isinya juga menarik, ga monoton dan ga ketebak juga endingnya ^_^

  • Tiara D. A. Purnomo
    2018-11-09 12:10

    Ahahhh... Sampe nangis bacanya.Meskipun pada akhirnya keluar jalur, aku merasakan kepolosan cinta antara Wulan dan Joko.Sangat suka hubungan antar tokohnya.LOVE IT VERY MUCH

  • Ririn Sima
    2018-11-13 10:10

    Udah lama banget dibacanya tapi ceritanya masih aja jadi favorit

  • Anna Windri
    2018-11-15 13:00

    Novel aliran romantis yang pertama kali membuat saya menangis.